Travel

Uniknya Candi Sambisari, Si Mungil yang Keindahannya Bikin Penasaran

Tak kalah menarik dengan Prambanan atau Borobudur, begini keunikan Candi Sambisari.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati

Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)
Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)

Guideku.com - Daerah Yogyakarta dan sekitarnya dikenal sebagai salah satu destinasi yang kaya akan peninggalan sejarah berupa candi.

Berkunjung ke Yogyakarta, wisatawan dapat juga memilih untuk mendatangi bangunan candi peninggalan Hindu atau Buddha yang tersebar di penjuru kota.

Nah, bagi travelers yang ingin mengunjungi candi dengan letak relatif dekat pusat kota sekaligus punya pemandangan cantik, Candi Sambisari bisa menjadi pilihan.

Candi Sambisari merupakan candi bercorak agama Hindu yang terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Berbeda dengan Candi Prambanan yang terkenal megah, candi ini dikenal karena bentuk bangunannya yang mungil serta terletak di bawah permukaan.

Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)
Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)

Candi Sambisari diketahui merupakan candi yang didirikan sekitar abad ke-9 dan ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani.

Setelah ditemukan secara tak sengaja, candi yang letaknya lebih rendah dari permukaan tanah sekitar ini pun digali dan direkonstruksi oleh badan arkeologi di Prambanan.

Layaknya candi-candi lain, di sini travelers dapat menemukan lingga dan yoni di candi utama sekaligus patung-patung dewa Hindu lainnya.

Sementara di seberang candi utama, terdapat reruntuhan tiga buah candi perwara yang berukuran sekitar 4,8 x 4,8 meter.

Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)
Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)

Berkunjung ke Candi Sambisari, travelers akan disambut area taman hijau serta tebing berumput yang mengelilingi candi.

Karena lingkungan sekitarnya yang asri dan bersih inilah, Candi Sambisari juga kerap digunakan untuk sekadar nongkrong atau berolahraga.

Jika beruntung, wisawatan juga bisa melihat panorama Gunung Merapi yang menjulang di latar belakang Candi Sambisari.

Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)
Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)

Candi Sambisari ini juga tergolong sebagai spot yang Instagrammable bagi turis.

Pasalnya, turis dapat berfoto di area tangga dengan latar belakang bangunan candi yang lebih rendah dari permukaan tanah.

Tak bisa dipungkiri, posisi candi ini memang menjadi salah satu daya tarik terbesar bagi wisatawan.

Salah satunya adalah sekelompok wisatawan dari Dinas Koperasi dan UKM Bogor, Jawa Barat yang tidak sengaja bertemu tim Guideku.com dalam kunjungan ke Candi Sambisari, Rabu (19/2/2020).

Berbeda dengan Candi Borobudur, Prambanan, atau Ratu Boko yang sudah sering dikunjungi, mereka mengaku penasaran dengan Candi Sambisari yang lokasinya lebih rendah dari permukaan tanah.

Hal ini juga dibenarkan oleh Andin, warga Jogja yang menjadi tour guide mereka dalam kunjungan tersebut.

Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)
Candi Sambisari (Guideku.com/Amertiya)

Untuk masuk ke Candi Sambisari sendiri, wisatawan cukup merogoh biaya Rp 5.000 per orang. Sementara turis asing harus membayar Rp 10.000.

Candi ini buka setiap pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Bagi wisatawan yang tak ingin berpanas-panasan, disarankan untuk datang pada pagi atau sore hari.

Tertarik mengunjungi candi mungil nan asri yang terletak di Yogyakarta ini?

Berita Terkait

Berita Terkini