Event

5 Potret Pameran Asana Bina Seni 2020, Ada Karya dari Limbah Keramik

Diselenggarakan secara luring, Pameran Asana Bina Seni 2020 tetap memberlakukan kunjungan terbatas dan protokol kesehatan.

Arendya Nariswari

Pengunjung  Pameran Asana Bina Seni berfoto di salah satu karya. (Guideku/Arendya)
Pengunjung Pameran Asana Bina Seni berfoto di salah satu karya. (Guideku/Arendya)

Guideku.com - Mengusung tema 'Your Connection Was Interrupted' tahun ini Pameran Asana Bina Seni 2020 berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta mulai dari 11-18 November mendatang.

Diikuti oleh 15 peserta dan 4 kurator seni, Pameran Asana Bina Seni 2020 kali ini diselenggarkaan selama 8 hari secara luring alias langsung.

Dilaksanakan di tengah pandemi, Pameran Asana Bina Seni 2020 ini diselenggarkan terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Untuk meminimalisir kerumunan, acara setiap harinya dibagi menjadi 3 sesi dengan kapasitas maksimal 30 orang di setiap sesinya.

Sesi pertama mulai pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB, sesi kedua pukul 12.30 WIB hingga 14.30 WIB, dan sesi terakhir pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Lalu seperti apa potret Pameran Asana Bina Seni 2020 ini? Berikut kami rangkum selengkapnya, Selasa (17/11).

1. Beberapa waktu lalu, perupa senior FX Harsono sempat menyambangi Pameran Asana Bina Seni 2020. Dalam kunjungannya itu, beliau sempat berbagi cerita kepada pengunjung dan mengungkapkan salah satu karya yang menjadi favoritnya

FX Harsono berbagi cerita kepada pengunjung di Pameran Asana Bina Seni 2020 (Suara/Hiromi)
FX Harsono berbagi cerita kepada pengunjung di Pameran Asana Bina Seni 2020 (Suara/Hiromi)

2. Tampilkan karya berjudul 'Barut Neraka' perupa Laviaminora soroti isu kekerasan seksual. Arti dari masing-masing lukisan bahkan bisa diketahui dengan scan QR code di gadget masing-masing pengunjung

Pameran Asana Bina Seni 2020, Laviaminora Suguhkan Karya Barut Neraka. (Guideku/Arendya)
Pameran Asana Bina Seni 2020, Laviaminora Suguhkan Karya Barut Neraka. (Guideku/Arendya)

3. Di dalamnya terdiri dari beberapa perupa, Kolektif Indsichzinepartij menghadirkan instalasi arsip dan juga diskusi menarik

Instalasi arsip Kolektif Indsczinepartij di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)
Instalasi arsip Kolektif Indsczinepartij di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)

 

4. Menginspirasi, karya perupa Dyah Retno kali ini bercerita tentang pemanfaatan limbah keramik. Karya yang dihasilkan ini juga berdasarkan penelitian lingkungan juga lho, keren banget ya guys

Dyah Retno dengan karyanya yang menceritakan tentang pemanfaatan limbah. (Guideku/Arendya)
Dyah Retno dengan karyanya yang menceritakan tentang pemanfaatan limbah. (Guideku/Arendya)

5. Pameran Asana Bina Seni 2020 masih berlangsung sampai besok, jika tertarik untuk berkunjung kalian bisa mendaftar terlebih dahulu melalui website Biennale Jogja ya!

Di Pameran Asana Bina Seni 2020, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan salah satu karya. (Guideku/Arendya)
Di Pameran Asana Bina Seni 2020, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan salah satu karya. (Guideku/Arendya)

 

Berita Terkait

Berita Terkini