Food

Menikmati Makanan Fusion ala Kolonial Betawi di Clovia

Dari sekian banyak makanan fusion yang disuguhkan, Clovia punya menu andalan sop buntut.

Ririn Indriani

Menu lokal yang disuguhkan Restoran Clovia begitu menggugah selera. (Suara.com/Firsta Nodia)
Menu lokal yang disuguhkan Restoran Clovia begitu menggugah selera. (Suara.com/Firsta Nodia)

Meski bergaya betawi, Anda tak hanya akan menemukan menu-menu khas di sini, tapi juga menu kuliner internasional karena, kata Chef Surya, menyajikan pula makanan otentik lokal, fusion dan internasional sehingga sangat cocok untuk dinikmati semua kalangan.

Jika berbicara menu favorit, Chef Surya mengatakan Sop Buntut merupakan menu yang paling favorit karena warisan dari hotel sebelumnya. Itu sebabnya Clovia meneruskan kesuksesan dari menu tersebut dengan menghadirkan Sop Buntut yang sama dengan sebelumnya baik dari cita rasa dan kualitas yang tidak berubah.

"Sop buntut umumnya terdiri dari potongan buntut, kentang, wortel, tomat, dan daun bawang yang berendam dalam kuah hangat berempah. Untuk porsi daging buntutnya sendiri seberat 200 gram, rasanya empuk, lembut, dan gurih alami. Pelengkapnya berupa irisan daun bawang dan dan taburan bawang merah yang berendam dalam kuah hangat lengkap dengan sambal Hijau untuk anda penyuka pedas," ujar Chef Surya merinci.

Banyak foto jadul Jakarta era 1960-an di restoran Clovia. (Suara.com/Firsta Nodia)
Banyak foto jadul Jakarta era 1960-an di restoran Clovia. (Suara.com/Firsta Nodia)

Selain Sop Buntut, Chef Surya mengatakan ada menu favorit lainnya yang harus Anda jajal antara lain menu Bebek Panggang Khas Bali, lga Penyet serta Nasi Goreng Clovia.

Untuk menu Bebek Bali akan diolah dengan proses slow cooking selama empat jam sehingga menjamin teksturnya lembut ketika disantap.

"Tekstur lembut tapi punya warna yang bagus, merah tapi sudah matang dan lembut, di luarnya crispy," tambah dia.

Berita Terkait

Berita Terkini