Food

Familiar di Jawa Tengah, Ternyata Kayak Gini Nasi Kucing ala Jepang

Nasi Kucing Jepang, bungkusnya bukan pakai kertas cokelat atau daun pisang, ya.

Silfa Humairah

Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (tagram.com/yocikiyo)
Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (tagram.com/yocikiyo)

Guideku.com - Masyarakat Indonesia tentu cukup familiar dengan nasi kucing. Khususnya untuk masyarakat yang tinggal di Jawa Tengah. Nasi kucing merupakan kuliner yang sudah akrab di hati dan lidah. Selain harganya yang cenderung murah, rasanya pun nikmat.

Perpaduan dari nasi, sambal ikan teri, dan tempe ini selalu sukses membuat kita jadi ketagihan. Wajar sih, mengingat porsinya yang kecil sehingga makanan ini pun dinamai nasi kucing.

Namun, ternyata bukan cuma Indonesia saja yang punya nasi kucing, guys!

Berbeda dengan kita yang menyebutnya nasi kucing karena alasan ukuran, nasi kucing yang ada di Jepang ini awalnya benar-benar diperuntukkan untuk kucing, lho. Waduh!

Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (instagram.com/terry.dia)
Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (instagram.com/terry.dia)

Disebut dengan nama neko manma, secara harfiah frasa ini memang berarti ''nasi kucing''.

Konon, neko manma awalnya memang diperuntukkan bagi kucing dan dibuat dari sisa-sisa makanan yang ada seperti nasi, tulang ikan, dan sebagainya.

Namun, kombinasi makanan sisa ini ternyata nggak baik buat kesehatan si kucing. Adanya kandungan minyak, juga bumbu-bumbu di dalamnya, dapat membuat kucing jatuh sakit.

Akhirnya, alih-alih diberikan pada kucing, neko manma ini diadopsi menjadi makanan manusia.

Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (tagram.com/yocikiyo)
Neko Manma, Nasi Kucing ala Jepang (tagram.com/yocikiyo)

Proses penyajiannya sederhana, mirip-mirip dengan nasi kucing di Indonesia.

Kamu cukup meletakkan nasi di dalam mangkok, kemudian memberinya aneka macam topping seperti serpihan bonito, kecap asin, telur mentah, hingga sup miso.

Perpaduannya pun bermacam-macam, dan biasanya berbeda-beda di setiap daerah. 

Pada awalnya, cara makan semacam ini dianggap tidak sopan oleh masyarakat tradisional Jepang karena nasi seharusnya disajikan ''bersih'' dan bukan dicampur-campur.

Namun, seiring berjalannya waktu, restoran-restoran di Jepang pun mulai menyajikan aneka versi dari nasi kucing ini.

Satu lagi kemiripannya dengan nasi kucing Indonesia, nasi kucing Jepang ini juga ditujukan bagi kamu yang dompetnya sedang tipis alias lagi nggak punya duit banyak, lho! Tertarik untuk mencoba? (Amertiya Saraswati)

Berita Terkait

Berita Terkini