Ini Alasan Warung Gudeg Jogjakarta Banyak yang Buka Malam Hari

Hm, mungkinkah alasannya untuk mengajari kita teknik begadang?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Rabu, 26 September 2018 | 21:00 WIB
Warung Gudeg Yogya (instagram.com/voilajogja)

Warung Gudeg Yogya (instagram.com/voilajogja)

Guideku.com - Berkunjung ke Jogjakarta rasanya belum lengkap kalau belum mencoba gudeg. Meski begitu, sebagian besar warung gudeg Jogjakarta cenderung buka menjelang tengah malam.

Tentu saja ada penjual gudeg yang buka sejak pagi hari dan bisa kamu datangi kapan saja. Namun, banyak orang mengklaim bahwa rasa gudeg yang dijual saat malam jauh lebih spesial.

Maka, tidak heran jika gudeg dikenal sebagai salah satu kuliner tengah malam Jogjakarta yang wajib dikunjungi meski kamu harus rela begadang sebagai gantinya.

Baca Juga: Ada Haru di Balik Bakso, Kisah Sedih Makanan Favorit Banyak Orang

Tapi, benarkah itu alasan kenapa warung gudeng Yogya buka saat larut malam?

Warung Gudeg Yogya (instagram.com/nyonyokecil)
Warung Gudeg Yogya (instagram.com/nyonyokecil)

 

Jawabannya tentu saja tidak. Meski kita harus rela bangun malam atau begadang demi menikmati suasana kuliner tengah malam Jogjakarta, namun ada alasan berbau historis nan budaya di baliknya.

Baca Juga: Filosofi di Balik Rendang, Salah Satu Masakan Terenak di Dunia

Alasan tersebut didasarkan pada filosofi orang Jawa yang disebut ''mat matan''.

Mat matan adalah istilah yang mengacu pada kebiasaan orang Jawa zaman dahulu. Mat matan sendiri dapat diartikan sebagai melakukan sesuatu secara santai, perlahan-lahan, dan penuh perasaan.

Dalam hal ini, mat matan diterapkan pada kebiasaan orang Jawa yang beranggapan jika makan di malam hari akan terasa lebih nikmat dibandingkan waktu-waktu lainnya.

Baca Juga: Kunena Eatery, Resto Instagramable di Jogja dekat Stasiun

Ini dikarenakan waktu pagi adalah waktu yang sibuk untuk menyiapkan hari, siang adalah waktu bekerja, sementara malam adalah sisa waktu yang bisa digunakan untuk bersantai.

Warung Gudeg Yogya (instagram.com/chikookuliner)
Warung Gudeg Yogya (instagram.com/chikookuliner)

 

Maka, tidak heran jika warung gudeg Yogya di zaman dulu pun lebih kerap buka pada malam hari. Tujuannya adalah sebagai tempat bersantai para lelaki yang baru saja pulang kerja.

Baca Juga: Kvlatresna Villa, Sensasi Menginap di Villa Jogja Rasa Bali

Yap, karena pada waktu itu konsep kesetaraan gender belum dikenal, maka pengunjung warung gudeg pun didominasi oleh kaum lelaki. Bagi masyarakat zaman dulu, tidak etis jika seorang perempuan keluar malam-malam.

Untunglah, seiring berjalannya waktu, kenikmatan warung gudeg yang buka malam hari pun mulai bisa dinikmati kaum wanita.

Kebiasaan ini terus terbawa hingga sekarang, sehingga para wisatawan dan turis harus pintar-pintar mengatur jadwal mereka jika ingin mencicip kelezatan gudeg di tengah dinginnya malam.

Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa warung gudeg Yogya lebih sering buka malam hingga dini hari?

Berita Terkait TERKINI
Rasa keju gurih yang kuat dari kue ini membuat kastengel menjadi favorit banyak orang, terutama untuk menyambut Idul Fit...
food | 11:00 WIB
Tak harus jauh-jauh ke Solo, bikin es teh kampul sendiri di rumah, yuk!...
food | 11:40 WIB
Supaya hidangan opor ayam tidak cepat basi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan....
food | 12:20 WIB
Coba bikin spaghetti yang lezat di rumah, yuk!...
food | 14:37 WIB
Mulai dari aneka kolak hingga gorengan, berikut deretan ide menu takjil Ramadan....
food | 15:52 WIB
Simak resep ayam kukus jahe di bawah ini!...
food | 15:29 WIB
Berikut resep kimbap sederhana yang bisa jadi pilihan menu buka puasa....
food | 11:26 WIB
Berbuka puasa hendaknya tidak hanya dengan minuman yang menyegarkan, tetapi juga tetap sehat....
food | 10:34 WIB
Mitos atau fakta? Benarkan nasi beku lebih sehat untuk dikonsumsi penderita diabetes?...
food | 17:17 WIB
Berikut resep dan cara membuat makanan khas Thailand, mango sticy rice....
food | 14:22 WIB
Tampilkan lebih banyak