Food

Neduh di Pinggir Jalan Sekarang Bayar Lho, Netizen : S3 Pemasaran

Ngitungnya pake inflasi, bro!

Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Berteduh (Pixabay Michael Gaida)
Ilustrasi Berteduh (Pixabay Michael Gaida)

Guideku.com - Ada-ada saja strategi pemasaran yang diterapkan pedagang zaman sekarang. Selain demi menggaet lebih banyak pengunjung, para pedagang ini tentunya juga ingin mendapatkan lebih banyak penghasilan.

Begitu pula halnya dengan pedagang bakso dan rambutan yang baru-baru ini menjadi viral di media sosial berkat strategi pemasaran mereka yang pantas disebut sebagai trik ala S3 Ilmu Pemasaran.

Menanggapi musim hujan yang tengah mengguyur Indonesia, tampak kedua pedagang cerdik ini menambahkan daftar harga spesial di tempat mereka berjualan.

Daftar harga spesial yang dimaksud adalah tarif berteduh bagi mereka yang membutuhkan.

Tarif Berteduh ala Pedagang (twitter.com/giewahyudi)
Tarif Berteduh ala Pedagang (twitter.com/giewahyudi)

 

Tampak di foto tersebut seorang pedagang rambutan menuliskan ''ngiyup Rp 5.000 gratis ace sekilo''.

Di sisi lain, si pedagang bakso menuliskan hal yang kurang lebih serupa dan berbunyi, ''ngiup Rp 10.000 bonus semangkok bakso''.

Menanggapi kedua foto tersebut, netizen yang mengunggah foto pun menuliskan, ''Tadi tarif berteduh di tukang rambutan lima ribu, sekarang di tukang bakso naik jadi sepuluh ribu. Inflasi itu nyata.''

Meski kocak, namun patut diakui bahwa taktik para pedagang ini dalam mengaplikasikan ilmu dan strategi pemasaran bisa dibilang cerdik.

Nah, apa kamu juga mau coba cari tempat berteduh yang dilengkapi tarif berteduh berhadiah semangkok bakso atau sekilo rambutan ini?

Berita Terkait

Berita Terkini