Food

Minum Susu Setiap Hari Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker!

Padahal susu selalu dikaitkan dengan minuman sehat yang bagus dikonsumsi.

Angga Roni Priambodo | Fitri Asta Pramesti

Ilustrasi Susu. (pixabay.com/congerdesign)
Ilustrasi Susu. (pixabay.com/congerdesign)

Guideku.com - Susu selalu dikaitkan dengan minuman sehat yang bagus dikonsumsi secara berkesinambungan, bahkan dianjurkan setiap hari.

Namun sebuah penelitian terbaru dari Amerika, mengungkapkan bahwa minum hewani setiap hari bisa meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit kanker payudara. Kok bisa?

Dirangkum dari laman World of Buzz, Jumat (28/2/2020), penelitian selama 8 tahun ini dilakukan di Universitas Kesehatan Loma Linda dengan partisipan sebanyak 52 ribu perempuan dengan usia rata-rata 57 tahun.

Adapun penelitian dengan metode kuesioner ini dilakukan dengan mengevaluasi program diet. Di awal penelitian, para partisipan juga mengisi kuesioner terkait riwayat kanker payudara, tingkat aktivitas fisik, hingga tingkat konsumsi alkohol.

Dari penelitian ini ditemukan data bahwa tingkat asupan susu hewani yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker payudara, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi susu kedelai atau yang tidak mengonsumsi susu sama sekali.

Ilustrasi Minum Susu. (Pixabay.com/Couleur)
Ilustrasi Minum Susu. (Pixabay.com/Couleur)

Disimpulkan peneliti, minum 1/4 hingga 1/3 cangkir susu per hari meningkatkan risiko kanker payudara hingga 30 persen. Sementara 1 cangkir meningkatkan risiko hingga 50 persen.

Lebih lanjut dikatakan, masih belum ada hubungan yang jelas antara produk kedelai dengan kanker payudara, ataupun keju dan yoghurt dengan kanker payudara.

Berkaca pada penelitian yang masih dalam tahap observasi, para peneliti pun belum mampu menerangkan hubungan sebab dan akibat antara susu hewani dan risiko kanker payudara.

Meskipun begitu, hasil penelitian ini menjadi landasan yang kuat soal adanya hubungan antara susu atau salah satu komponen di dalam susu yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Adapun komponen yang dimaksud adalah hormon yang ada di dalam kandungan susu.

Duh, semoga segera ada penelitian lebih lanjut terkait hal ini, ya!

Berita Terkait

Berita Terkini