Food

Heboh Pemecatan Karena Hal Sepele, Pria Ini Juga Dipecat Karena Makan Roti

Ini kisah seorang pria dipecat gara-gara makan roti.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Roti (Pixabay/Couleur)
Ilustrasi Roti (Pixabay/Couleur)

Guideku.com - Di Twitter sedang heboh dengan pemecatan karena hal sepele. Dari kisah itu pula banyak orang mulai membagikan kisah serupa. Mungkin kisah pria ini juga sama, karena dia dipecat karena roti.

Tidak ada yang menyangka jika roti bisa membuatmu kehilangan pekerjaan. Namun, nyatanya, pria ini dipecat setelah makan roti.

Dilansir dari laman Mirror, Marcin Konieczny adalah seorang operator mesin yang baru bekerja dua minggu sebelum akhirnya dipecat.

Penyebabnya, Marcin dinyatakan gagal dalam tes narkoba. Tes tersebut menyatakan bahwa ada jejak-jejak penggunaan opium dalam jumlah kecil di dalam dirinya.

Akibatnya, Marcin pun langsung dipecat oleh perusahaan tempatnya bekerja. Padahal, Marcin mengaku jika selama ini dia tidak pernah mencoba obat-obatan terlarang, tidak merokok, dan terhitung jarang minum alkohol.

Ilustrasi Roti Biji Poppy (Pixabay/mp1746)
Ilustrasi Roti Biji Poppy (Pixabay/mp1746)

''Aku sangat terkejut. Aku merasa tidak berdaya dan didiskriminasi,'' kata Marcin.

Karena tidak terima, Marcin pun memutuskan untuk melakukan penyelidikan. Lewat internet, dia menemukan jika opium dapat dibuat dari biji bunga poppy.

Usut punya usut, biji poppy itulah yang terkandung di roti favorit Marcin selama ini. Roti itu sendiri sudah menjadi menu makanan Marcin setiap hari.

Tak hanya itu, Marcin juga menemukan orang-orang lainnya yang berbagi kisah di internet dan ternyata mengalami peristiwa serupa.

Ilustrasi Roti Biji Poppy (Pixabay/domeckopol)
Ilustrasi Roti Biji Poppy (Pixabay/domeckopol)

Untunglah, berkat fakta yang ditemukannya itu, Marcin dapat melaporkan ketidakadilan yang diterimanya.

Hasil pemeriksaan lanjutan pun menunjukkan bahwa keberadaan opium dalam tes narkoba Marcin disebabkan oleh makanan yang dimakannya sehari-hari, bukan karena penggunaan obat.

Besar kemungkinan, Marcin pun akan mendapat kesempatan untuk dipekerjakan kembali oleh perusahaan yang sudah memecatnya.

Berita Terkait

Berita Terkini