Food

Viral Daun Pisang Dijual Ratusan Ribu, Kok Bisa Mahal Gitu!

Di Indonesia melimpah, siapa sangka jika daun pisang ternyata dijual dengan harga yang cukup fantastis di beberapa negara

Silfa Humairah

Ilustrasi Daun Pisang (Pixabay/Huahom)
Ilustrasi Daun Pisang (Pixabay/Huahom)

Guideku.com - Daun pisang mungkin sangat mudah untuk ditemui Di Indonesia. Bahkan jika dijual, harganya terbilang sangat murah karena tak sampai Rp 5 ribu. 

Tentu saja ini cukup menguntungkan, mengingat Indonesia memiliki banyak kuliner khas yang disajikan dengan balutan daun pisang sebagai bungkusnya. 

Tapi, siapa sangka jika daun pisang ternyata dijual dengan harga yang cukup fantastis di beberapa negara. Hal tersebut pun menjadi sorotan di Twitter setelah akun @fermendkis membeberkan harga daun pisang yang dijual di Jepang. 

Dalam cuitannya, ia mengunggah foto beberapa daun pisang yang dijual di situs jual beli online Amazon. Dari gambar tangkapan layar ini terlihat ada deretan daun pisang yang dijual sesuai jumlah lembarannya yakni satu lembar, tiga lembar dan lima lembar.

Masing-masing daun pisang dijual dengan harga berbeda, yakni satu lembar daun pisang dibanderol dengan harga 1.980-2.280 Yen atau sekitar Rp278 ribu-Rp321 ribuan. 

Sedangkan untuk tiga lembar daun pisang dijual dengan harga 3.700 Yen atau sekitar Rp521 ribuan dan lima lembar daun pisang dijual dengan harga 5.700 Yen atau sekitar Rp803 ribuan.

Melihat harga yang fantastis, tentu saja banyak netizen yang jadi gagal fokus. Mereka pun meninggalkab komentar lucu dan beragam dalam cuitan yang telah mendapat lebih 1200an likes tersebut. 

"Jualan daun pisang aja apa ya gua ke Jepang," tulis @elwa.

"Di dpn rumahku banyak daun pisang. Apa perlu aku ekspor kesana? Aku kasih harga 450k aja deh," cuit @kun_773.

"Ak penasaran. Knp bisa dihargain 500rb pdhal cuma daun pisang. Apa di jepang ga ada yg nanem pohon pisang??," tanya @PesonaKadal.

Adapula warganet yang menambahkan harga daun pisang di Australia, yang dijual dengan harga 6,90 AU$ atau sekitar Rp 74 ribu. 

Bukan cuma itu, banyak pula yang menambahkan beberapa hasil bumi lain yang dijual dengan harga tak masuk akal di luar negeri, padahal di Indonesia cukuplah murah. 

Ada sebuah nangka yang dibanderol dengan harga 19.200 Yen atau Rp2,7 jutaan. Sementara di Korea Selatan, bibit buah pepaya harganya mencapai 203 ribu Won atau sekitar Rp 2,5 jutaan.

Serta pepaya muda yang masih hijau dijual dengan harga 680 Yen dan belum termasuk pajak. Sehingga jika ditotal, harganya mencapai Rp100 ribuan per buah. 

Waduh, beruntungnya kita tinggal di Indonesia ya? (Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini