7 Hal Dasar yang Haram Dilakukan Turis Saat Wisata ke Jepang

7 Hal dasar yang tidak boleh dilakukan oleh turis saat berkunjung ke Jepang.

Caca Kartiwa
Minggu, 26 November 2023 | 18:30 WIB
ILUSTRASI. Foto orang mengenakan pakaian tradisional Jepang (Unsplash/ Justin Lim)

ILUSTRASI. Foto orang mengenakan pakaian tradisional Jepang (Unsplash/ Justin Lim)

Guideku.com - Jepang menawarkan begitu banyak hal menarik untuk dilihat dan dilakukan termasuk bagi wisatawan Indonesia, namun ada sejumlah hal yang sebaiknya Anda hindari.

Meski ada kebiasaan yang dianggap wajar ketika di Indonesi, tetapi beberapa tindakan justru dapat dianggap kurang sopan di mata penduduk setempat.

Berikut adalah 7 hal dasar yang tidak boleh dilakukan turis selama wisata di Jepang yang dapat membantu Anda memahami dan menghormati etika saat bepergian di seluruh negeri tersebut.

Baca Juga: Wahana Air Alami Batu Lempar Godog Garut: Harga Tiket dan Fasilitas

1. Berbicara atau Telepon dengan Suara Keras di Kereta
Banyak orang menggunakan smartphone mereka untuk mengisi waktu di kereta atau transportasi umum lainnya, seperti bermain game, menonton video, atau mengobrol dengan teman.

Meskipun berbicara di telepon di kereta mungkin umum di Indonesia, di Jepang dianggap sebagai perilaku kurang sopan.

Orang Jepang lebih suka menggunakan email dan aplikasi obrolan selama di kereta.

Baca Juga: Wisata Rumah Gemuk Bali Tiket Masuk Gratis, Cek Lokasi, Fasilitas, hingga Spot Foto Romantis yang Instagramable

Jika harus menelepon, pastikan untuk berbicara dengan suara pelan atau lebih baik lagi, tunggu hingga turun dari kereta.

Selain itu, ketika berbicara dengan orang lain di kereta, perhatikan volume suara Anda. Aturan ini bervariasi tergantung daerah di Jepang dan sangat penting di kereta yang penuh sesak.

Di Tokyo, semakin ramai kereta, semakin sedikit orang yang berbicara dengan suara keras. Jangan lupa, suyinkan ponsel di dekat tempat duduk prioritas.

Baca Juga: Rossa Konser di Bandung Gandeng Ryeowook Super Junior: Catat Waktu dan Harga Tiket

2. Memotret Tanpa Izin
Sebelum memotret, pastikan untuk memeriksa tempat-tempat yang dilarang mengambil gambar di Jepang. Jika tidak yakin, tanyakan pada orang di sekitar Anda.

Fotografi sering dilarang di museum dan galeri seni di Jepang, demi melindungi hak cipta yang sangat dihargai di negara tersebut. Beberapa pusat perbelanjaan dan kafe mungkin juga melarang mengambil gambar orang lain.

Di Jepang, tindakan seperti ini disebut "pencurian digital".

Baca Juga: Wisata Kuliner di 'Snail Farm', Pengalaman Unik Menikmati Siput Goreng Korea

Penting untuk dicatat bahwa memotret di sumber air panas (onsen) juga dilarang. Jika ingin mengambil gambar, pastikan untuk mendapatkan izin terlebih dahulu dan hindari mengambil foto orang lain atau mempostingnya secara online.

3. Mengambil Makanan dari Piring Bersama dengan Sumpit Anda
Makan bersama banyak orang bisa menjadi pengalaman menyenangkan, tetapi bagaimana cara membagi hidangan atau makanan yang disajikan? Menggunakan sumpit Anda untuk mengambil makanan dari piring bersama dianggap sebagai perilaku kurang sopan.

Ketika makan dengan sekelompok orang, hidangan sering kali disajikan di piring besar. Restoran biasanya menyediakan sumpit tambahan untuk digunakan bersama-sama.

Jika Anda terbiasa menggunakan sumpit sendiri untuk mengambil makanan, ingatlah bahwa ini dianggap sebagai perilaku tidak sopan di Jepang dan coba sesuaikan diri dengan etika setempat.

4. Makan Sambil Berjalan
Bagi sebagian orang, menyenangi pemandangan sambil makan adalah salah satu kesenangan dalam berwisata.

Namun, di beberapa kota wisata terkenal seperti Kyoto dan Kamakura, memakan makanan sambil berjalan dilarang oleh hukum. Pemerintah setempat mengeluarkan larangan ini setelah menerima banyak keluhan tentang noda makanan yang mengotori pakaian orang lain yang sedang makan di dekatnya.

Selain itu, setelah makan, hindarilah membuang sampah sembarangan karena banyak tempat di Jepang tidak memiliki tempat sampah yang cukup.

5. Meninggalkan Sisa Makanan di Restoran
Di Jepang, meninggalkan makanan yang disantap di restoran dianggap kurang sopan. Ini disebabkan oleh pandangan bahwa meninggalkan sesuatu yang telah dibuat khusus untuk Anda dianggap tidak menghormati terhadap orang yang membuatnya.

Oleh karena itu, meninggalkan sisa makanan dianggap sebagai perilaku kurang sopan karena dianggap pemborosan dan kurang menghargai upaya yang telah dikeluarkan.

Kebiasaan membungkus makanan sudah menjadi tren di banyak negara, tetapi belum sepenuhnya diterima di Jepang.
Beberapa restoran mungkin mengizinkan pembawaan pulang makanan, tetapi jika diizinkan, pastikan untuk memperlakukannya dengan baik dan tidak mengganggu restoran.

6. Memberi Tip
Di Jepang, uang tidak dapat membeli hati seseorang, tetapi tindakan sopan dapat.

Meskipun Anda mungkin senang dengan layanan yang diberikan dan ingin memberi tip sebagai tanda terima kasih, berhentilah sekarang juga! Memberi tip kepada sopir taksi, pelayan/restoran, atau pembawa koper hotel tidak disukai di Jepang.

Tidak perlu memberi uang tambahan untuk membuat mereka senang; jumlah yang Anda bayarkan sudah cukup untuk membuat mereka bahagia. Jadi, tidak perlu memberi tip di restoran atau layanan transportasi.

7. Membuang Sampah Sembarangan
Dikenal sebagai negara bersih dengan budaya orang-orang yang menyukai kebesihan, membuang sampah sembarangan adalah hal yang sangat tidak sopan dan mengganggun di Jepang.

Jika Anda membuang sampah di sembarang tempat, terutama di taman atau area kuil/kuil, itu pasti akan mencemari lingkungan.

Saat Anda berwisata dan mencicipi street food atau warung makan yang terdapat di berbagai tempat, terutama selama festival seperti permen, camilan, termasuk kotak makan bento, jangan membuang sampah sembarangan, jagalah kebersihan tempat tersebut.

Nikmati sepuasnya, tetapi pastikan untuk membuang sampah ke tempat sampah yang tersedia daripada membuangnya di sembarang tempat.

Berita Terkait TERKINI
Buah pisang juga mengandung nutrisi yang cukup baik untuk kesehatan. Bahkan, bila rutin mengkonsumsi pisang sebagai hida...
food | 10:29 WIB
Cromboloni merupakan satu di antara pastry yang sekarang cukup viral di media sosial. Sebab, banyak orang membagikan pen...
food | 11:04 WIB
Resep dessert pisang beku creamy, cocok untuk menu diet ini cukup mudah dibuat di rumah, dan bahan-bahannya pun mudah di...
food | 09:45 WIB
Ciptakan keceriaan Natal dengan kue kering imut bentuk manusia. Resep lembut dan dekorasi lucu, sempurna untuk menyemara...
food | 10:53 WIB
Nikmati kelezatan Cheese Burnt dengan lapisan keju gurih di luar dan kelembutan di dalam. Resep mudah untuk dicoba di ru...
food | 17:41 WIB
Asjad Burger berlokasi di Komplek Puri Suwarna No. 20, Ciganitri, Kabupaten Bandung. Meski belum memiliki toko fisik, le...
food | 14:00 WIB
Yang membuat Kedai Bakmie 168 semakin spesial adalah mie mereka diproduksi sendiri, menjamin keaslian dan kualitasnya. P...
food | 12:00 WIB
Mulai pagi hingga malam, Bale Kaoman memanjakan lidah dengan menu masakan nusantara dan jenang pada pagi-sore, kemudian ...
food | 11:00 WIB
Meski zaman terus berubah, Roti Go tetap mempertahankan daya tariknya, bahkan ketika persaingan dari bisnis-bisnis baru ...
food | 10:00 WIB
Dengan cita rasa yang menggoda dan suasana yang ramah, Bakso Tjap Haji telah menjadi tempat kuliner di Bandung yang saya...
food | 15:00 WIB
Tampilkan lebih banyak