Nekat Lempar Polisi Pakai Puding, Remaja Ini Terancam Dideportasi

Dinasehati polisi, remaja ini malah berbuat kasar.

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Jum'at, 15 Februari 2019 | 14:00 WIB
Kebiasaan Turis yang Dibenci (Pixabay)

Kebiasaan Turis yang Dibenci (Pixabay)

Guideku.com - Baru-baru ini publik dibuat geram dengan aksi remaja asal China yang melempar polisi di Filipina dengan puding kedelai.

Tentu saja, remaja lempar puding ke polisi ini kemungkinan besar akan dideportasi ke negara asalnya selain dihujat di media sosial.

Dilansir Guideku.com dari laman Nextshark, remaja wanita ini bernama Zhang Jiale ini sedang makan puding kedelai, ketika hendak masuk ke Stasiun Metro Rail di Manila. 

Wiliam Cristobal yang tengah bertugas pada waktu itu meminta Zhang untuk menghabiskan makananya terlebih dahulu.

Ilustrasi stasiun kereta api. (Pixabay/Tama 66)
Ilustrasi stasiun kereta api. (Pixabay/Tama 66)

 

Bukan tanpa alasan, makanan terlebih berupa cairan memang tidak diizinkan untuk dibawa naik kereta.

Bukannya merespon baik, mahasiswi jurusan mode ini malah bertindak sangat tak sopan kepada polisi yang bertugas.

Zhang malah melempar puding kedeli miliknya tepat di atas seragam petugas,

Remaja ini ditangkap dan didakwa tidak mematuhi perintah seorang petugas kepolisian.

''Saya benar-benar dalam suasana hati yang buruk dan saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Saya benar-benar mengakui kesalahan yang saya buat saya menyesal,'' ungkapnya kepada GMA News.

Baca Juga: Puput Peluk Ahok di Kebun Bunga, Momen Valentine Pertama Ahok dan Puput

''Aku benar-benar minta maaf dan mohon diberi kesempatan. Saya sangat suka Filipina, itu sebabnya saya tinggal di sini,'' imbuhnya.

Ilustrasi stasiun kereta api. (Pixabay/Free-Photo)
Ilustrasi stasiun kereta api. (Pixabay/Free-Photo)

 

Remaja ini dibebaskan sebentar sebelum ditahan kembali.

Zhang dianggap melanggar undang-undang imigrasi yang secara efektif membuatnya bisa dideportasi.

Tak sedikit netizen yang mendukung hukuman deportasi terhadap remaja tersebut.

Banyak juga warga yang merasa kasihan dan menganggap hukuman deportasi itu terlalu berat. 

Dalam sebuah pernyataan, pengacara remaja tersebut membantah serta mengatakan bahwa hal itu merupakan masalah sepele, kliennya saat itu sedang tak enak hati.

Well, aksi emosional seperti yang dilakukan remaja ini tentunya jangan ditiru ya guys.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB