Travel

Mobil Sudah Biasa, Warga Kota Ini Parkir Pesawat di Depan Rumah

Begini penampakan kota para pecinta pesawat.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Pilot. (Pixabay)
Pilot. (Pixabay)

Guideku.com - Melihat pesawat terparkir di hanggar? Itu sudah biasa. Namun, bagaimana jika kamu melihat pesawat terparkir berjajar di jalanan depan rumah?

Percaya atau tidak, hal tersebut sama sekali tidak mustahil di Spruce Creek, sebuah kota dan komunitas penerbang di Florida, Amerika Serikat.

Seperti dirangkum Guideku.com dari Huffington Post, Spruce Creek dulunya merupakan lapangan udara bekas Perang Dunia II.

Namun, selepas perang berakhir, area ini kemudian diubah menjadi surga komunitas pesawat terbang dan dinamai Spruce Creek Fly-In Community.

Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)
Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)

Dengan total 5.000 penduduk, kota ini memiliki 1.300 rumah dan 700 hanggar untuk memarkir pesawat-pesawat kecil.

Nggak tanggung-tanggung, jalanan di kota ini bahkan memiliki lebar hingga 15-18 meter agar pesawat para penduduknya dapat terbang dan mendarat dengan mudah.

Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)
Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)

Para penduduk di Spruce Creek sendiri kebanyakan adalah para pilot yang sudah pensiun.

Bagi mereka, melihat pemandangan pesawat yang berlalu-lalang dalam jarak dekat adalah hal biasa. Contohnya saja, mereka bisa bermain golf sementara pesawat kecil tengah mendarat tepat di samping lapangan.

Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)
Spruce Creek, Komunitas Pesawat Terbang di Florida (youtube.com/EAA)

Tak hanya itu, pertunjukan formasi pesawat hingga lamaran di udara pun menjadi hal wajar di Spruce Creek.

Bahkan, warga di sini pun sudah biasa terbang dengan pesawat mereka untuk perkumpulan makan siang dan sarapan.

Travelers tertarik untuk mengunjungi komunitas pesawat terbang ini?

Berita Terkait

Berita Terkini