Travel

Mengapa Menaruh Barang di Kantung Belakang Kursi Pesawat Berbahaya?

Cermati untuk kehidupan yang lebih baik.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

(Pixabay Joenomias)
(Pixabay Joenomias)

Guideku.com - Pernah melihat majalah dan panduan instruksi keselataman yang terselip di bagian belakang kursi tepat di hadapanmu duduk tatkala mengudara bersama pesawat?

Kedua item tersebut terletak di kantung fleksibel yang tak hanya tepat untuk meletakkan item seukuran majalah, air sickness bag maupun panduan instruksi keselamatan namun juga bisa difungsikan untuk meletakkan barang lain macam botol air minum hingga ponsel yang tengah di-charge.

Meski demikian, laporan Mirror menyebut sebaiknya para penumpang menghindari untuk meletakkan barang apapun di kantung fleksibel tersebut. Sebab kantung itu disinyalir sebagai salah satu tempat paling kotor di dalam pesawat.

Para awak kabin pun dinilai tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan kantung tersebut. Terlebih pada pesawat dengan jam terbang padat.

(Pixabay Setlla Di)
(Pixabay Setlla Di)

 

Beberapa jenis barang yang kerap dimasukkan penumpang ke dalam kantung tersebut antara lain bungkus makanan, botol kosong, kantung muntah, tisu bekas pakai hingga popok bayi.

Deretan sampah ini disebut dapat menyebabkan kantung kursi pesawat disesaki bermacam kuman tak kasat mata semacam bakteri MRSA yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Ilustrasi penumpang di pesawat. (Pixabay/StelaDi)
Ilustrasi penumpang di pesawat. (Pixabay/StelaDi)

 

Sebuah studi yang dirilis Auburn University Alabama menyebut bakteri MRSA sanggup bertahan hidup di kantung kursi belakang pesawat selama tujuh hari, mengungguli kemampuan bertahan hidup bakteri lainnya.

Para pakar menyarankan agar kita sebaiknya menggunakan plastik zip-lock untuk membungkus barang apapun yang hendak diselipkan pada kantung fleksibel tersebut.

Dan cara terbaik untuk menghindari ancaman penyakit dari bakteri yang tumbuh di dalam kursi belakang pesawat yakni dengan memasukkan barang-barangmu ke dalam tas pribadi. 

So, gimana menurutmu?

Berita Terkait

Berita Terkini