Food

Viral Penjual Makanan Cuci Piring di Kubangan, Warna Airnya Bikin Ngeri

Sempat direndam di kubangan penuh sampah, aksi cuci piring penjual makanan ini bikin publik ngelus dada.

Arendya Nariswari

Ilustrasi piring (Unsplash @jonathanpielmayer)
Ilustrasi piring (Unsplash @jonathanpielmayer)

Guideku.com - Berprofesi sebagai penjual makanan, seseorang tentunya harus senantiasa menjaga kualitas dan kebersihan produk. Tapi sepertinya, berbeda dengan penjual makanan yang berikut ini. 

Ya, beberapa waktu lalu viral video seorang penjual makanan mencuci piring di tempat tak biasa. Piring tampak direndam pada kubangan jalan yang berlubang. 

Video tersebut menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Twitter @friendthefun bebebrapa waktu yang lalu.

Pada video tersebut, tampak dua orang pria sedang berdiri di belakangan gerobak. Yang satu mungkin mengolah makanan, dan lainnya mencuci piring berbahan silver di kubangan menggunakan air comberan

Bikin Publik Syok, Penjual Makanan Ini Kepergok Cuci Piring Pakai Air Comberan. (Twitter/@friendthefun_)
Bikin Publik Syok, Penjual Makanan Ini Kepergok Cuci Piring Pakai Air Comberan. (Twitter/@friendthefun_)

Sebelum dibilas, parahnya piring-piring tadi direndam dengan air comberan yang dipertanyakan kebersihannya.

Padahal, air comberan yang digunakan untuk merendam piring tersebut digenangi oleh banyak sampah yang terhenti di tepian jalan.

Airnya yang berwarna abu-abu, membuat warganet syok dan kehilangan selera makan.

"Karena kuman dan bakteri tidak akan menempel di peralatan yang berbahan silver,"sebut admin Twitter tersebut.

Sontak saja, video penjual makanan cuci piring pakai air comberan tersebut mendadak viral.

Diduga kuat latar lokasi bukan ada di Indonesia melainkan negara india. Namun kendati demikian, tidak sedikit warganet yang memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

"Lu bayangin ada orang buang ingus di air itu, tapi si abang tetap mencuci,"sebut salah seorang warganet.

"Inilah yang dimaksud pada tulisan cuci dengan air mengalir,"imbuh warganet lain.

"Menggunakan sumber daya setempat, air gpt misalnya,"timpal warganet lainnya. Bagaimana menurut kalian?

Berita Terkait

Berita Terkini