Travel

Biar Nggak Salah Beli, Ini Perbedaan Batik Tulis, Cap, dan Print

Kalau udah pilih lalu nggak bisa bayar, kan malu!

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Macam-Macam Batik (Unsplash/Artem Bali)
Ilustrasi Macam-Macam Batik (Unsplash/Artem Bali)

Guideku.com - Masih dalam rangka Hari Batik Nasional yang dirayakan tanggal 2 Oktober kemarin, tidak ada salahnya jika kita mengenal macam-macam batik yang ada di Indonesia.

Indonesia memang dikenal memiliki aneka ragam batik, mulai dari motifnya yang bermacam-macam dan khas dari setiap daerah, hingga cara pembuatannya.

Yup, cara pembuatan batik nggak melulu pakai canting dan lilin malam, guys. Ditambah lagi, cara membuat batik ini akan berpengaruh pada harga dan kualitas batik yang bersangkutan.

Nah, buat kamu yang kerap membeli batik dari berbagai daerah sebagai oleh-oleh, kenali dulu macam-macam batik berdasarkan proses pembuatannya ini.

Salah-salah, kamu bisa saja membeli batik yang kualitasnya tak sesuai harapan atau malah harganya melambung terlalu tinggi, tuh!

1. Batik tulis

Ilustrasi Macam-Macam Batik (Pixabay/sunawang)
Ilustrasi Macam-Macam Batik (Pixabay/sunawang)

Dari semua batik yang ada, batik tulis adalah yang termahal dan memiliki kualitas terbaik.

Bisa kamu tebak sendiri dari namanya, batik tulis dibuat langsung dengan cara ''menulis'' menggunakan canting atau dengan kata lain langsung dari tangan para pembatik.

Selain rumit, lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat motif batik tulis ini jugalah yang menjadikan harganya mahal.

Walau terkadang ada motif yang terlihat tidak sempurna atau berbeda satu dari yang lain, di sanalah letak keunikan batik tulis ini.

Batik tulis biasanya dibuat dari malam atau lilin khusus membatik yang masih tradisional sehingga aromanya tidak menyengat. Selain itu, tinta yang digunakan pun cenderung terlihat tembus hingga bagian belakang kain.

2. Batik cap

Ilustrasi Macam-Macam Batik (Wikipedia Commons)
Ilustrasi Macam-Macam Batik (Wikipedia Commons)

Agak-agak mirip dengan batik tulis, batik cap ini juga masih menggunakan malam atau lilin sehingga sama-sama memiliki aroma yang tidak menyengat dan tinta yang tembus hingga bagian belakang.

Bedanya, alih-alih membuat motif satu-persatu, batik jenis ini menggunakan cap yang terbuat dari plat besi dan sudah memiliki pola khusus.

Jadi, para pembatik pun hanya perlu mengecapkan plat besi tersebut berulang kali untuk membentuk motif-motif yang sama.

Batik cap juga cenderung lebih rapi dari batik tulis, meski masih tidak serapi batik print.

3. Batik print

Ilustrasi Macam-Macam Batik (Unsplash/ambar simpang)
Ilustrasi Macam-Macam Batik (Unsplash/ambar simpang)

Beda dari dua batik di atas, batik print memiliki harga yang lebih murah dan terjangkau. Meski begitu, jangan heran kalau kualitasnya beda dari batik tulis dan cap.

Alih-alih menggunakan malam, batik print ini dibuat dengan menggunakan bahan kimia tekstil, sehingga ada aroma yang berbeda dibandingkan batik tulis atau cap.

Yup, batik print ini tak lain adalah batik hasil produksi tekstil sehingga motifnya pun dijamin tampak lebih rapi sekaligus tak bercela.

Tidak hanya itu, karena dibuat dengan bahan kimia khusus tekstil, maka cat pada batik print ini tidak terlihat tembus hingga ke bagian belakang kain.

Dengan kata lain, bagian belakang kain akan terlihat polos alih-alih memiliki motif layaknya batik tulis dan cap.

 

Nah, itulah dia macam-macam batik berdasarkan cara pembuatannya, guys! Jadi, agar wisata belanja batikmu tetap sesuai budget, jangan sampai salah mengenali jenis-jenis batiknya, ya!

Berita Terkait

Berita Terkini