Travel

Demi Dapat Jodoh Suku Ini Rela Nggak Mandi, Berani Coba?

Wanita Angola ini menggunakan kotoran sapi untuk menata rambut, seperti apa ya?

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari

Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/dMz)
Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/dMz)

Guideku.com - Siapa yang tak terpesona dengan Afrika? Berbagai destinasi wisatanya yang eksotis dan budaya tanah Afrika ini selalu sukses merebut perhatian banyak orang.

Tak terkecuali suku primitif yang ada di wilayah Angola, Afrika satu ini.

Berbeda dari suku-suku lain di dunia, wanita Angola ini menggunakan kotoran sapi untuk menata rambut dan berpakaian.

Kotoran sapi tadi kemudian dicampur dengan lumpur merah sebelum diusapkan ke tubuh dan rambut.

Menurut warga suku Angola, hal ini membuat penampilan mereka semakin mempesona. Menarik banget kan, travelers?

Bukan tanpa alasan, menurut wanita suku Angola, hal ini ternyata juga sangat disukai oleh kaum pria setempat.

Tak sekedar diusap, campuran kotoran sapi dan lumpur merah ini dibentuk dengan berbagai model rambut yang stylish.

Di bagian ujung bawah rambut, wanita suku Angola juga tak lupa memberikan manik warna-warni sebagai hiasan.

Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/Paul24)
Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/Paul24)

Konon, banyaknya warna dalam manik-manik ini menggambarkan keanggunan hati suku Angola.

Bukan sebuah hal baru, tradisi ini ternyata sudah dijalankan secara turun temurun lho, travelers.

Juga digunakan untuk mencari jodoh, wanita suku Angola bahkan rela tak mandi seumur hidup mereka demi mempertahankan penampilannya tersebut.

Menurut warga suku Angola, aroma asli tubuh yang harum ini merupakan pertanda bahwa mereka sangat disayangi oleh Tuhan.

Dan tentunya hal ini juga membuat banyak pria terpikat dengan wanita suku Angola.

Menarik sekali bukan, tradisi wanita suku Angola ini? Para travelers jomblo kira-kira mau coba cara ini nggak ya?

Berita Terkait

Berita Terkini