Travel

Sadis, di Bukit Ini Ada Puluhan Ribu Hidung Manusia Terkubur

Alasan di balik kuburan hidung itu membuat ngilu.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi hidung manusia. (Pexels/Elisa Guarneros)
Ilustrasi hidung manusia. (Pexels/Elisa Guarneros)

Guideku.com - Di Jepang, aneka macam kuil dan tempat pemujaan dapat dengan mudah ditemukan dan dijadikan lokasi wisata. Beberapa kuil malah kelewat unik, seperti kuil kucing dan kuil sushi.

Namun, lain halnya dengan kuil yang berbentuk bukit satu ini. Didirikan sejak abad 16, apa yang ada di kuil ini bisa membuatmu bergidik sekaligus ngilu.

Dinamai Mimizuka Mound, bukit yang terletak di Kyoto ini rupanya merupakan kuburan hidung manusia yang sudah ada sejak abad ke-16.

Dilansir dari Amusing Planet, Mimizuka adalah tempat yang digunakan Toyotomi Hideyoshi untuk menguburkan bukti-bukti dari penyerangan Jepang ke Korea dan China.

Mimizuka Mound, Kuburan Hidung Manusia di Jepang (Google Maps)
Mimizuka Mound, Kuburan Hidung Manusia di Jepang (Google Maps)

Saat itu, tentara perang memiliki kebiasaan memotong dan mengirim pulang kepala musuh yang berhasil mereka bunuh.

Hal ini dilakukan untuk menghitung berapa banyak pencapaian setiap tentara serta menentukan berapa upah yang pantas.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah kepala yang berhasil dibantai pasukan Hideyoshi bertambah pesat dan tak mungkin dikirim di Jepang. Maka, sebagai gantinya mereka pun hanya mengirim potongan hidung.

Hideyoshi sendiri punya perintah untuk membunuh semua orang, baik itu tua dan muda, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin.

Tak heran, banyak yang menjadi korban kekejaman tentara Hideyoshi saat itu.

Mimizuka Mound, Kuburan Hidung Manusia di Jepang (Google Maps)
Mimizuka Mound, Kuburan Hidung Manusia di Jepang (Google Maps)

Mimizuka Mound sendiri diperkirakan menjadi kuburan bagi 38.000 hidung milik laki-laki, perempuan, dan anak-anak.

Meski begitu, jumlah pasti korban perang sama sekali tidak diketahui. Dari 38.000 hidung tersebut, banyak juga yang diambil dari mereka yang masih hidup.

Sementara, pembangunan Mimizuka Mound sendiri dilakukan oleh Hideyoshi dengan alasan ''menghargai korban perang dan menunjukkan kebesaran hatinya'' pada mereka.

Tak heran, lokasi ini pun pernah menjadi kontroversi antara pihak Korea dan Jepang. Bahkan, Korea pun pernah menuntut agar Jepang memindahkan tugu batu penanda Mimizuka Mound ke negara mereka.

Serem juga ya travelers?

Berita Terkait

Berita Terkini