Travel

Tradisi Wanita Hindari Pelecehan di Negara Ini Sadis tapi Solutif

Antara miris dan dilema namun itulah cara para ibu menjaga anaknya dari pelecehan seksual.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

Ilustrasi (Pixabay Sasint)
Ilustrasi (Pixabay Sasint)

Guideku.com - Sebagian besar wanita yang hidup di Kamerun, Afrika Selatan dan Nigeria punya cara unik untuk menghindari diri mereka dari tindak pemerkosaan.

Terlebih, di beberapa negara di Afrika, gadis berusia kurang lebih 9 tahun ke atas dan memiliki payudara yang tengah berkembang kerap jadi sasaran nafsu bejat para predator seks.

Menyiasatinya, para ibu di Afrika menimpalkan bara dan spatula panas ke payudara anak perempuan mereka. Bara panas ini akan ditempelkan ke (maaf) payudara sang anak secara berulang kali.

Sakit? Jangan ditanya lagi, pedihnya amat mengerikan, setelah dihantam bara dan spatula panas, dada gadis-gadis kecil tersebut akan dililitkan korset yang sangat ketat.

Ilustrasi (Pixabay WJGomes)
Ilustrasi (Pixabay WJGomes)

Betapapun rasa sakit yang ditimbulkannya begitu luar biasa, praktik ini dilangsungkan agar penampilan anak gadis mereka tak lagi terlihat menarik secara seksual.

Anak-anak gadis itu juga didoktrin untuk menerima 'perlindungan' para orang tua dan mengamininya sekaligus demi kebaikan mereka.

BACA JUGA: Demi Dapat Jodoh Suku Ini Rela Nggak Mandi, Berani Coba?

Betapapun kenyataannya, praktik ini begitu menyakitkan dan mengancam keselamatan gadis-gadis tersebut. Tak ayal, demam tinggi, gatal, infeksi, kista hingga kanker menjadi masalah serius yang menggerogoti sisa hidup mereka yang masih panjang.

Laporan PBB menyebut, sejak 1996 tercatat sekitar 3,8 juta remaja ditempa spatula dan bara panas.

Namun di saat yang bersamaan, antara miris dan dilema, praktik tempa payudara dengan spatula panas juga terbukti menurunkan tingkat kehamilan di Benua Hitam.

Berita Terkait

Berita Terkini