Travel

Ada Paket Wisata Anti Stres, Syaratnya Harus Masuk Penjara

Lho, kok??

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Penjara (Pixabay/ErikaWittlieb)
Ilustrasi Penjara (Pixabay/ErikaWittlieb)

Guideku.com - Bukan rahasia lagi kalau kehidupan masyarakat di Korea Selatan penuh tekanan dan tuntutan. Tak heran, banyak warga Korea Selatan yang berusaha mencari cara untuk melepas stres dan kabur sejenak dari rutinitas sehari-hari.

Salah satu cara yang mereka lakukan adalah menggunakan paket wisata anti stres yang ditawarkan sebuah fasilitas di daerah Hongcheon. Uniknya, fasilitas yang dimaksud ini adalah sebuah penjara.

Dibuka tahun 2013 silam, fasilitas bernama Prison Inside Me ini menjual paket wisata penjara bagi pekerja kantoran dan pelajar yang ingin melepas penat.

Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)
Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)

Layaknya penjara sungguhan, wisatawan di Prison Inside Me ini akan diminta untuk berganti baju menggunakan seragam penjara. Mereka lantas akan tinggal di dalam sel berukuran 1,5 pyeong atau sekitar 5 m2.

Tak hanya itu, mereka pun harus mematuhi aturan-aturan yang ada saat menginap di penjara ini selama 24 jam lamanya.

Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)
Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)

Beberapa aturan yang ada adalah tidak boleh membawa masuk ponsel dan jam serta tidak boleh berbicara dengan 'tahanan' lain kecuali saat istirahat.

Sebagai gantinya, mereka mendapat alas yoga, tea set, buku tulis, dan pensil untuk mengisi waktu luang.

Mereka juga diharuskan untuk tidur di lantai. Toilet pun berada di dalam masing-masing kamar.

Sedangkan makanan akan diantar melalui lubang di pintu sel pada waktu yang sudah ditentukan. Menu makanan yang disajikan Prison Inside Me ini di antaranya adalah ubi manis yang dikukus dan bubur.

Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)
Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)

Untuk menikmati wisata penjara ini, setiap orang harus membayar sekitar Rp 1,3 juta per 24 jamnya.

Pada awalnya, banyak yang merasa was-was untuk tinggal di dalam penjara selama 24 jam tanpa kontak dari dunia luar.

Namun, setelah menjalaninya, masyarakat Korea Selatan malah merasa bahwa penjara yang sesungguhnya adalah dunia di luar sana.

Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)
Prison Inside Me (Korea Tourism Organization)

Korea Selatan memang dikenal memiliki jam kerja yang tinggi, yaitu sekitar 2.024 jam per tahunnya pada tahun 2017 silam.

Tidak heran, lingkungan yang kompetitif dan penuh tekanan ini berpengaruh dalam meningkatkan tingkat stres serta kecenderungan bunuh diri di sana.

Prison Inside Me sendiri hadir dalam rangka mengurangi tingkat stres serta angka bunuh diri di Korea Selatan akibat beban hidup yang tinggi.

Apa kamu juga tertarik untuk mencoba wisata anti stres di Prison Inside Me ini?

Berita Terkait

Berita Terkini