Travel

Ingin Nikmati Fasilitas di Lounge Bandara, Turis Ini Malah Diusir

Ternyata begini alasannya

Galih Priatmojo | Arendya Nariswari

Ilustrasi bandara. (Pixabay)
Ilustrasi bandara. (Pixabay)

Guideku.com - Bosan menunggu waktu transit, biasanya para travelers memilih untuk menunggu jadwal penerbanganya di sebuah lounge.

Selain nyaman, fasilitas dari lounge di bandara biasanya sangat lengkap.

Belum lama ini, publik dikejutkan dengan kabar dari seorang wanita yang kecewa karena dirinya tak diperbolehkan untuk menikmati fasilitas lounge.

Kejadian ini dialami seorang travelers wanita yang akan menikmati fasilitas lounge di Bandara Internasional Auckland.

Dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber, wanita ini sangat kecewa terhadap maskapai Air New Zealand.

Pada saat itu, dirinya sedang melakukan perjalanan bersama seorang anak remaja.

Ilustrasi bandara. (Pixabay)
Ilustrasi bandara. (Pixabay)

 

Koru Lounge Premium di Bandara Internasional Auckland, Selandia Baru ini menolak mentah-mentah wanita tersebut.

Padahal wanita yang tak disebutkan namanya ini memiliki keanggotaan premium The Koru Lounge. Duh, kok bisa nggak boleh masuk ya, travelers?

Nah, The Koru Lounge ini sendiri biasanya memasang tarif kurang lebih Rp 3.5 juta untuk menjadi salah satu anggota. Sedangkan member sendiri dikenakan biaya tambahan yang dibayarkan secara tahunan sebesar Rp 8.7 juta.

Bukan dipersilahkan duduk, wanita tadi justru ditolak dan disarankan untuk menunggu penerbangan di ruang Strata.

Ruang Strata sendiri merupakan tempat menunggu penumpang umum.

Di mana dalam ruangan ini setiap penumpang bisa mengaksesnya secara gratis.

Ilustrasi bandara. (Pixabay)
Ilustrasi bandara. (Pixabay)

 

Kecewa karena merasa ditolak dan diabaikan, wanita tersebut marah dan mengeluarkan kata kasar kepada pihak lounge.

Pihak maskapai Air New Zealand yang mendengar kabar ini, langsung mencoba mengirimkan pesan resmi permohonan maaf atas perlakuan tidak menyenangkan tersebut.

Pihak bandara yang bersangkutan tak lama kemudian melakukan konfirmasi, bahwa pada saat itu pengunjung lounge sedang penuh.

Hingga saat ini, wanita tersebut masih merasa emosi atas perlakuan maskapai Air New Zealand.

Dirinya mengatakan belum bisa memaafkan kejadian tidak menyenangkan itu.

Usut punya usut, hal ini bukanlah yang pertama terjadi di The Koru Lounge.

Sebelumnya sejumlah penumpang yang memiliki keanggotan juga gagal menikmati fasilitas ini karena alasan lain.

Wah, sayang sekali ya, semoga masalah ini segera selesai dan tak terulang kembali, ya!

Berita Terkait

Berita Terkini